Banana Leaf Cafe terverifikasi oleh Google.com

Google Search Screen Shot: Banana Leaf Cafe, Yogyakarta, Indonesia

Google Search Screen Shot: Banana Leaf Cafe, Yogyakarta, Indonesia

Terhitung tanggal 4 Juli 2014, setelah PAPUAmart.com memferivikasi alamat sesuai dengan permintaan dari Google.com, maka terhitung sekarang juga alamat BLCafe terpapar secara mengejutkan di halaman depan dan halaman utama di samping kanan dari Jendela Google.com

Sebagai orang baru dalam dunia Internet maupun  Google.com,, kami sangat terkejut melihat betapa Alamat BLCafe tampak langsung di sisi kanan dari Google.com sebagai sebuah kafe dengan katerangan sesuai yang telah kami berikan pada saat melakukan verifikasi.

Dengan bantuan verifikasi ini maka siapa saja yang hendak datang ke BLCafe tidak perlu lagi setengah mati laigi mencaritahu di mana letak BLCafe. Tinggal dengan peralatan apa saja anda dapat mengakses Internet dan mencari peta serta arah.

BANANA Leaf Cafe kini menjadi terjangkau.

Kami harus akui secara terus-terang bahwa pengelolaan dan penyajian makanan dan minuman, terutama Kopi di BLCafe belum maksumal seperti Cafe pada umumnya. Akan tetapi kekurangan ini kami tidak anggap sebagai hambatan, tetapi malahan sebagai tantangan untuk terus memacu diri mengembangkan Cafe ini berbarengan dengan megnembangkan PAPUAmart.com sebagai toko Online dan Offline serta Pusat Barter Produk Spesialti yang mengawali usahanya dengan promosi produk spesialti Papua pertama dan unggulan saat ini, yaitu Kopi Wamena.

Kopi Wamena yang disajikan di BLCafe dengan menu spesial bernama MENU KOTA (berasal dari kata Kopi dan Tawy, yaitu Buah Merah dalam bahasa Lani). Menu Tawy dalam BLCafe merupakan menu temuan BLCafe sendiri pada saat menonton Piala Dunia 2014 di Brazil, kebetulan ada ubi Cilembu asal Jawa Barat yang sudah dibeli dan sementara itu ada Minyak Tawy, jadi pada saat menikmatinya secara tak sengaja Minyak Tawy kemasukan ke Cangkir Kopi, akhirnya secara tak sengaja diminum, dan rasanya rasa Tawy, tetapi di dalam Kopi Wamena. Setelah itu ketahuan bahwa secara tak sengaja tercampur. Setelah dirasa, ternyata justru memiliki citarasa yang khas dan memuaskan.

Setelah itulah maka menu ini kami umumkan kepada semua umat manusia di dunia, bahwa telah lahir sebuah menu Kopi baru di muka Bumi bernama Menu Kota, sama sederet dengan nama lain seperti Irish Coffee, Kopi Cream, Kopi Susu, dan sebagainya.

 

 

 

Hello world! Hello World Cup! 2014

Hello world! Hello World Cup!

Pada hari pembukaan piala dunia Brazil 2014 tanggal 13 Juni 2014 dinihari keadaan ramai Nonton Bareng Mahasiswa Papua se-Yogyakarta di BANANA Leaf (BL) Cafe.

Pendukung kedua kubu saling main bayar-bayaran, taruhan dengan hukuman Kopi Wamena: Siapa yang kalah hukumannya minum kopi sampia mampus.

Ada juga hukumannya makan pinang dalam porsi double atau triple. Tentu saja BLCafe menyediakan semua ini untuk kebersamaan anak-anak Papua di Yogyakarta.

Menu yang tersedia cukup menarik, yaitu misalnya kita mulai dengan Variasi Menu Kopi Wamena:

  1. Kopi Wamena gelas kecil
  2. Kopi Wamena gelas sedang
  3. Kopi Wamena gelas besar dan
  4. Kopi Wamena gelas jumbo

Kemudian kopi-kopi lain produksi Indonesia juga disajikan, seperti:

  1. Torabika,
  2. Cappuccino
  3. White Koffie
  4. Kapal Api, dan sebagainya.

Menu makanan juga hadir, seperti IndoMie Goreng dan IndoMie Rebus (Kuah).

Para penonton, mahasiswa lelaki ataupun perempuan yang datang bersama-sama terlihat jelas menikmati pertandingan ini karena dari yang hadir jelas terbagi, ada yang mendukung tuan rumah Brasilia, ada juga yang mendukugn Kroasia.

Dari pantauan BLCafe terlihat lebih banyak penonton yang hadir mendukung Brasilia, yang membentuk grup lebih besar dan yang duduk lebih dekat dengan layar televisi, sementara pendukung Kroasia agak sedikit jumlahnya tetapi cukup merepotkan kelompok yang lebih besar, sama seperti para pemainnya di lapangan merepotkan pemain Brasilia.

Dari permainan yang terjadi, banyak orang tentu mengharapkan Brasilia menang telak di awal-awal atau kalau tidak di babak pertama. Akan tetapi itu tidak terjadi. Fakta di lapangan pertandingan justru Kroasia mengisi gol duluan, dan Brasilia menyusul. Ini saja sudah mengecewakan banyak penggemar Brasilia tentunya. Tetapi kemudian setelah terjadi pembalasan dan menjadi posisi satu satu, maka pendukung Brasilia sudah berharap-harap cemas.

Beruntung saja wasit memberikan hukuman tendatang “penalty” pada babak kedua yang berakibat Brasilia menambah skor menjadi dua. Kalau tidak, skor ini kelihatan sulit berubah.

Baru setelah Ramirez dimasukkan menggantikan pemain bernomor puggung 10 dari Brasilia: Neinmar-lah mereka menjadi bertambah tenaga dan semangat untuk mengisi gol, yang berakibat gol tercipta di akhir babak kedua dan akhirnya skor menjadi 3-1 untuk tuan rumah Brasilia. Entah itu berkat kehadiran Ramirez atau karena alasan lain, yang jelas kehadiran Ramirez membawa angin segar.

Ada beberapa penonton marah kepada pelatih Brasilia katanya, “Ramirez seharusnya bukan jadi pemain pengganti, tetapi dia  harus jadi pemain inti.”

Selamat untuk Brasilia atas kemenangan pertama di pialah Dunia 2014.